PERAN perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan ekonomi menuju kesejahteraan bangsa. Demikianlah tema peringatan Hari Ibu ke 83 tahun 2011. Ny.Hj.Elly Hendrawati Kamboja SP berharap dengan tema tersebut diharapkan dapat meningkatkan dan menyegarkan aspirasi masyarakat bahwa keterlibatan perempuan di bumi nusantara mengiringi kebangkitan nasional pada tahun 1908. “Sehingga peran perempuan masa lalu dan masa kini tidak bisa diabaikan begitu saja,” katanya.
Ketua panitia pelaksana Hari Ibu ke 83 tahun 2011 menuturkan kaum perempuan Indonesia bersama-sama kaum laki-laki merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari warga negara dan sebagai pejuang bangsa dalam menegakkan dan mengisi kemerdekaan serta membangun bangsa secara menyeluruh sesuai kodrat dan kemampuannya. Begitu juga kegiatan Hari Ibu ke 83 tahun 2011 di Ketapang, dilaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya ziarah ke Makam Pahlawan Tanjungpura, lomba bercerita dalam Bahasa Inggris unutk SD, SMP dan SMA. Bhakti sosial berupa sunatan massal serta gerak jalan santai.
Menurut dia, maksud dan tujuan dari pelaksanaan hari ibu adalah agar seluruh warga negara Indonesia laki-laki dan perempuan terutama generasi muda senantiasa mengenang , menyegarkan kembali ingatan akan pentingnya pemahaman dan penghayatan serta arti perjuanga ndan kebangkitan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Tak kalah penting adalah meningkatkan aspirasi masyarakat terhadap keseluruhan kodrat, harkat dan martabat serta peranan dan kedudukan perempuan Indonesia dalam upaya meningkatkan keutuhan, kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui peningkatan kualitas, peran sertanya baik pribadi, mandiri maupun organisasi dalam berbagai aktivitas pembangunan.Dengan dilakukan peringatan hari ibu maka diharapkan meningkatkan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan, berkeluarga bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Terutama pembangunan nasional yang berkelanjutan guna tercapainya tujuan pembangunan nasional dan 7 gender (KKG) antara perempuan dan laki-laki. “Demikian juga meningkatkan kualitas hidup perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan pembangunan,” katanya